Abdur Rahman ibn ‘Awf (radiyallahu ‘anhu) menuturkan dalam sebuah hadits, bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فَرَضَ صِيَامَ رَمَضَانَ عَلَيْكُمْ وَسَنَنْتُ لَكُمْ قِيَامَهُ فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنْ ذُنُوْبِهِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ.”
Sesungguhnya Allah mewajibkan puasa Ramadhan dan saya menyunnahkan bagi kalian shalat malamnya. Maka barangsiapa melaksanakan ibadah puasa dan shalat malamnya karena iman dan karena ingin mendapatkan pahala, niscaya dia keluar (diampuni) dari dosa-dosanya sebagaimana hari saat dia dilahirkan oleh ibunya.
(Hadits diriwayatkan oleh Imam an-Nasâ’i 4/158 dan Imam Ahmad 1/191)
>

