Pada tahun 2025, khutbah Idulfitri 1446 H di Lapangan Trimulyo Jetis Bantul dilaksanakan oleh Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.

Dalam khutbah Idul Fitri yang disampaikan di Lapangan Kalurahan Trimulyo, Jetis, Bantul, pada Senin 31 Maret 2025 pagi, menekankan pentingnya menjadi muslim mutaqin. Menurutnya, muslim yang berhasil menjalankan puasa dengan baik akan menjadi insan mutaqin, yakni pribadi yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan seluruh umat manusia.

“Mereka adalah pembawa kebaikan dalam misi rahmatan lil ‘alamin di muka bumi,” ucapĀ Haidar Nashir. Pada kesempatan ini beliau juga mengajak jamaah untuk selalu bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan serta mengucapkan sholawat kepada Nabi Muhammad sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah. Ia menekankan pentingnya menjadikan taqwa sebagai pedoman hidup dan ukuran keberhasilan dalam menjalankan ibadah puasa. Ciri-ciri orang yang bertaqwa adalah mereka yang selalu taat kepada Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan puasa adalah membentuk pribadi muslim yang bertakwa serta mengajak jemaah menjadikan taqwa sebagai ukuran keberhasilan dalam berpuasa. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Trimulyo tersebut dipimpin oleh Iftah Luthfi Abriyan, mahasiswa asal Sanden, yang juga merupakan pemenang Lomba Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa tingkat provinsi pada tahun sebelumnya. Kegiatan tersebut dihadiri ribuan jamaah serta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi, Kapolsek Jetis AKP Yan Indah, Panewu Jetis Anwar Nur Fahrudin, dan Lurah Trimulyo Jauzan Sanusi.



Diakhir kegiatan tersebut dilaksakan ramah tamah dan pemberia testimoni krpada PRM Trimulyo yang dilaksanakan digedung pertemuan Balai Desa Trimulyo yang dihadiri segenap pimpinan Muhammadiyah dari PRM, PCM,PDM, PWM.


